Dikutip dari Bloomberg (11/01/2023), Bank Dunia melaporkan bahwa proyeksi kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) global hanya sebesar 1,7 persen selama 2023. Angka proyeksi tersebut telah dipangkas setengah dari proyeksi yang dikeluarkan pada Juni 2022 lalu.
Bank Dunia melaporkan lingkungan inflasi dengan tingkat suku bunga acuan yang terus meningkat menjadi alasan utama pemangkasan proyeksi tersebut. Hal tersebut telah menekan perekonomian pada AS, China, dan Uni Eropa. Ketiga negara tersebut telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang lambat, peningkatan hutang, dan pengetatan realisasi anggaran keuangan negara. Akan hal tersebut, Bank Dunia mendesak agar seluruh negara melakukan tindakan nyata dalam mengurangi risiko resesi global dan tekanan utang.