Emiten farmasi dengan kode KLBF atau PT Kalbe Farma Tbk mengincar pendapatan sekitar Rp33 triliun dengan alokasi capital expenditure sebesar Rp1 – 1,5 triliun di tahun 2023. Target tersebut bertumbuh dikisaran 10 – 15 persen dari tahun buku 2022.
“Tahun 2023 ini sasaran kami 10 persen-15 persen pertumbuhan, kami sih memproyeksikan sekitar Rp33 triliun,” jelas Direktur KLBF Sie Djohan kepada Bisnis, dikutip dari Bisnis.com (07/02/2023).
Penggunaan belanja modal yang dianggarkan oleh Kalbe Farma untuk tahun buku 2023 masih tercatat sama dengan anggaran pada tahun buku 2022 yaitu minimal sebesar Rp1 triliun. Hal tersebut dilakukan melihat saat tutup buku tahun 2022, direktur KLBF memperkirakan realisasi pada tahun 2023 akan mirip dengan target anggaran pada tahun 2022 karena tidak ada rencana penundaan investasi.