Komplek Harmoni Antapani, Kav. 29

kapjk.juankasma@gmail.com

Bank Syariah Indonesia (BSI) berhasil mencatat laba senilai Rp4,26 Triliun untuk tahun buku 2022. Laba tersebut meningkat 42,3 persen dibandingkan perolehan laba pada tahun 2021 (year on year). Dikutip dari Bisnis.com, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan bahwa kinerja moncer BSI tidak lepas dari dampak merger.

Secara rasio profitabilitas, BSI berhasil meningkatkan net operating margin menjadi 2,17 atau meningkat sebanyak 24 bps di tahun buku 2022. Selain dari itu, return on asset emiten dengan kode BRIS ini senilai 1,98 persen dan return on equity senilai 16,84 persen. Bukan hanya dampak dari merger, pendapatan operasional BSI pun mendukung perolehan laba tahun buku 2022 di mana, pendapatan berbasis komisi atau fee based income yang naik 25 persen dari Rp1,2 triliun pada 2021 menjadi Rp1,5 triliun pada 2022. Hal ini membuat laba operasional BSI naik dari Rp4,09 triliun pada akhir 2021 menjadi Rp5,64 triliun pada 2022.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published.