“Jasa Marga melanjutkan program asset recycling sebagai bagian dari strategi korporasi untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan kesinambungan bisnis,” Jelas Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octavianna dikutip dari Bisnis.com (6/3/2023).
Sebagai informasi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan pendapatan sebesar Rp16,58 triliun pada tahun 2022 yang mana meningkat 9,32 persen dibandingkan pendapatan tahun 2021 yang sebesar Rp15,61 triliun. Pendapatan tersebut diperoleh dari pendapatan tol, konstruksi, dan usaha lainnya. Kalau begitu, apa itu asset recycling?
Dikutip dari situs BPJT, strategi asset recycling merupakan langkah dalam pemanfaatan maupun pemindahtanganan aset lama, untuk membangun aset yang baru. Tujuannya adalah untuk membangun aset baru untuk mendapatkan aset yang lebih banyak. Strategi asset recycling ini umumnya memang digunakan oleh perusahaan-perusahaan infrastruktur dan konstruksi.
Strategi Asset recycling yang umumnya digunakan oleh perusahaan infrastruktur menuruh Casady & Geddes (2020) terdiri atas tiga skema yang diantaranya adalah
1.Optimization Program (brown field asset)
Skema ini dilakukan agar aset eksisting yang sudah menghasilkan pendapatan, dapat memiliki nilai tambah untuk meningkatkan pendapatan.
2. Asset Acceleration Program (asset under construction)
Dilakukan agar aset yang tengah dibangun dapat dipersiapkan untuk menghasilkan pendapatan sebelum konstruksi 100 persen selesai.
3. (green field asset).
Merupakan skema untuk mengembangkan aset eksisting idle dalam meraih pendapatan baru.
Referensi:
Casady, C. B., & Geddes, R. R. (2020). Asset recycling for social infrastructure in the United States. Public Works Management & Policy, 25(3), 281-297.