Pada 15 Januari 2023, Microsoft mengumumkan mengenai kebijakan cuti tanpa batas bagi para karyawannya, namun dikutip dari The Verge (18/01/2023) kebijakan yang baru saja dikeluarkan oleh perusahaan teknologi terbesar tersebut adalah layoff 5 persen karyawannya atau sekitar 220.000 karyawan.
Hal tersebut menimbulkan kontroversi bagi beberapa kalangan karena kebijakan cuti tanpa batas yang dinilai menguntungkan bagi para karyawan terkubur habis dengan kebijakan layoff hanya dalam selang hari yang singkat.
Dikutip dari Bloomberg, CEO Microsoft menyampaikan bahwa pengumuman resmi layoff tersebut akan diumumkan pada kamis dini hari (19/01/2023) atau menjelang pengumuman pendapatan kuartal Micrsoft di pertengahan Januari 2023.